Kamis, 06 Agustus 2015

PARIS DAN CARDOBA

Tidak ada komentar:

PARIS DAN CARDOBA

PARIS

Paris ini dikenal sebagai The City of Lights. Kenapa. Soalnya Paris merupakan kota paling terang cahayanya di benua Eropa. Bukan cuma menjadi ibu kota peradaban Eropa, tapi juga menjadi pusat peradaban paling maju di dunia. 

  Ternyata buku "99 Cahaya di Langit Eropa" banyak banget sejarah peradaban Islam yang tersembunyi di sana. Paris bukan hanya soal Tour de  Eiffel (Menara Eiffel) dan Museum Louvre, tetapi ada beberapa hal yang mesti diketahui khususnya mengenai peradaban Islam di sana.  


  • La  défense

La Défense, menghadap ke Arc de Triomphe.

La Défense merupakan sebuah distrik bisnis besar untuk kota Paris dan merupakan yang terbesar di Eropa,membatasi Neuilly-sur-Seine, bagian barat kota. Distrik ini merupakan salah satu distrik bisnis utama di Eropa. Letaknya terpusat pada jalan tol yang mengelilingi commune Nanterre, Courbevoie dan Puteaux di département Hauts-de-Seine. Distrik ini terletak di Sumbu Bersejarah Paris paling barat (sekitar 10 km), yang mana berawal di Louvre di Pusat Kota Paris dan melintasi Champs-Élysées dan Arc de Triomphe.
Di sekitar Grande Arche-nya setinggi 100m dan esplanade ("le Parvis"), distrik ini berisi beberapa bangunan tertinggi di area urban Paris: dengan luas 77.5 ekar, 72 bangunan kaca-dan-besi termasuk 14 gedung di atas 150 m, 150 000 pekerja harian dan 3.5 juta meter persegi perkantoran. La Défense merupakan distrik terbesar di Eropa yang secara khusus dibangun untuk bisnis.
  • Monumen Arc de Triomphe  de l'Étoile dan Jalan Champs-Élysée


Champs-Élysées secara harfiah bermakna "Lapangan Elysium" adalah sebuah avenue luas di ibu kota Paris. Champs-Élysées merupakan salah satu jalan yang paling terkenal di dunia dan dengan penyewaan sebesar $1.25 juta per tahun untuk lapangan pertokoan seluas 1,000 kaki persegi (100 m²), jalan ini menjadi strip real estat termahal kedua di dunia (pertama di Eropa) setelah Fifth Avenue di New York City. Namanya merujuk kepada Lapangan Elysium, kerajaan kematian dalam mitologi Yunani.Champs-Élysées dikenal sebagai La plus belle avenue du monde ("Jalan terindah di dunia"). Masuknya jaringan toko dunia dalam beberapa tahun ini telah mengubah karakter asli avenue tersebut.
Monumen Arc de Triomphe  de l'Étoile sebagai pintu gerbang yang menjadi ikon kota Paris untuk memasuki jalan Champs-Élysée 

  • Monumen Obelisk Mesir


  • Monumen Arc de Triomphe du Carrousel
Di bagian atas monumen ini terdapat patung Quadriga, kereta perang Yunani kuno yang ditarik 4 kuda berukuran sebenarnya. Kereta perang itu ditunggangi perempuan yang diapit dua figur perempuan lain yang bersayap, seperti figur malaikat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top